Showing posts with label Tips Trick Komputer. Show all posts
Showing posts with label Tips Trick Komputer. Show all posts

Cara Mendownload YouTube ke Format MP3

Banyak teknik atau cara yang beredar di Internet untuk mendownload Video youtube ke dalam bentuk mp3 seperti Software IDM, berikut ini saya sampaikan cara mendownload Video dari youtube ke dalam format mp3 tampa mengunakan softwere namun menggunakan situs http://www.youtube-mp3.org . caranya :

  • Buka situs youtube 
  • Klick kanan pada video yang akan anda download
  • Pilih Copy Video URL

  • Klick Download
  • selesai
Adapun kelemahan mengunakan cara ini adalah durasi video yang bisa diconver hanya maksimal 20 Menit. Demikian trips sedarhana mudah mudahan dapat membantu.

Cara Membuat BOT Twitter

1. Buka Link twittbot.net, jika sudah maka akan terlihat tampilan di seperti di bawah ini. twittbot.net

2. Jika sudah membuka Link itu akan ada Tulisan "LOGIN" yang berwarna biru itu, langsung saja Klick "LOGIN"

3. Jika Sudah akan terlihat tampilan KODE yg harus di tulis

4. Selanjutnya ada tampilan "LOGIN" lagi, kalian cukup menekan Tombol "LOGIN" tersebut saja seperti gambar di bawah

5. Selanjutnya akan ada tampilan seperti ini, kalian tinggal Klick "Izinkan Aplikasi" saja.

6. Jika sudah di Klick "Izinkan Aplikasi" tunggu lah proses nya hingga selesai.
7. Kalau sudah menunggu Proses tadi, langsung saja Klick "TIME TWEET" untuk membuat TWEET kalian.

8. Nah kalau udah Klick "TIME TWEET" akan ada tampilan seperti ini nih, kalian tinggal atur sesuka kalian aja, mau tahun berapa? Bulan berapa? hari apa? Jam berapa? dan menit keberapa? untuk membuat TWEET kalian secara OTOMATIS. kalau udah tau apa yg ingin di buat maka KLICK "ADD" dan selesai deh..
9. Nih ada juga loh yg Setiap Hari di Ulang Tweet kita, tanpa kita susah payah mengatur tanggal dan jam, artinya Tweet kalian akan selalu membuat pada jam yang sama. misalkan Jam 10:10 WIB nah berarti besok juga akan seperti itu dan seterusnya.
10. SELESAI

Perlukah Task Killer Pada Android?



Sering kali kita jumpai banyak pertanyaan yang membuat suatu kesalah pahaman tentang task killer, Android perlu pake task killer ga sich?

Task killer apa ya yang bagus buat Android saya? Task killer yang berbayar, ratingnya tinggi, jumlah yang downloadnya juga banyak banget, dan yang paling penting harganya juga paling mahal di antara task killer-task killer yang lainnya. Menurut anda task killer ini bagus? Task killer bisa mempercepat kinerja android saya yang agak lemot ini?
Mari kita share bersama apakah task killer itu dan seberapa penting task killer
Seperti layaknya suatu pertanyaan pasti ada yg pro dan ada yang kontra, mari kita share seberapa penting peran task killer menurut logika kerja android
Sebelumnya mari kita kenali system kerja android kita,

Android adalah operasi sistem multitasking, Android bekerja dengan ethos metodologi tidak meng-kill task. Designernya dengan sengaja meninggalkan fungsi mengkill task untuk menutup aplikasi. Mereka memutuskan untuk melakukan hal ini atas dasar bahwa pengguna ponsel akan berulang-ulang dan akan sering berinteraksi dengan berbagai macam aplikasi sepanjang hari.

Apakah Proses itu? 
Proses adalah kegiatan yang dapat dilakukan oleh 1 atau lebih aplikasi. Ketika Anda memikirkan sebuah aplikasi yang benar-benar melakukan sesuatu, misalnya bermain musik, posting pesan ke facebook atau syncing rss feed Anda, ini adalah proses. Namun, penting untuk dicatat bahwa hanya karena proses tersebut ada, tidak berarti; dia sedang bekerja. dengan kata lain mungkin lebih mudah untuk mengatakan bahwa proses ini dalam keadaan idle atau aktif.

Apakah Application itu? 
Aplikasi adalah sesuatu yang membuat banyak penggunaan proses yang berbeda untuk menyediakan Anda dengan beberapa fungsi yang diinginkan. Sebagai contoh, facebook atau aplikasi twitter. Aplikasi juga dapat idle atau aktif, tergantung apakah telah ada proses aktif saat ini terkait dengan aplikasi tersebut.

Apa itu RAM?
RAM: Random Access Memory adalah memori sementara yang digunakan oleh CPU (Central Processing Unit) untuk mengakses informasi atau data-data yang diperlukan untuk menjalankan suatu “proses”. Semakin besar RAM, maka secara garis besar akan mempercepat kinerja sistem karena CPU dapat mengakses lebih banyak informasi pada saat yang bersamaan.

Kalo android sistem multitasking,berarti tidak perlu task killer?
Jawabnya: TIDAK, mengapa tidak? Ketika Anda meninggalkan suatu aplikasi, aplikasi juga diijinkan untuk menjaga agar proses yang berjalan di background (true multitasking) yang memungkinkan untuk melanjutkan melakukan pekerjaan apapun yang perlu dilakukan.

Akhirnya ketika tidak akan ada memori yang tersisa, apakah itu waktunya untuk menggunakan Task killer? Tidak! Android cukup pintar untuk mengenali jika aplikasi bekerja dengan lambat pada 'low memory', dan akan mulai untuk menutup aplikasi yang mereka anggap memiliki prioritas rendah. Android menentukan prioritas dengan mendeteksi aplikasi yang telah Anda gunakan jarang (pada saat itu), dan tidak penting untuk HP anda (ciri aplikasi seperti ini yang akan ditutup pertama kali oleh Android). Ini belum termasuk aplikasi yang saat ini di latar depan, misalnya aplikasi inti seperti alarm jam. Ketika Android tidak menutup aplikasi sendiri untuk membebaskan memori, dengan cara yang sangat pintar Android akan membuka aplikasi yang sudah ditutup, ia akan mengembalikannya seakan-akan tidak pernah ditutup sama sekali (ini sebenarnya mirip dengan apa disebut oleh IOS 'main multitasking').

Apakah penggunaan Android Task Killer akan mempercepat kinerja dan menghemat baterai handheld Android yang saya miliki?
Jawabnya: Tidak juga,Task Killer benar-benar melakukan sebaliknya, mereka membuat hidup baterai Anda lebih pendek! Mari kita melihat apa yang sebenarnya Anda lakukan ketika Anda membunuh tugas. Anda benar-benar menghapusnya dari memori. Ok, jadi dibandingkan dengan membiarkannya dalam memori Anda berharap untuk menghemat baterai? Tidak, banyak atau tidak sedikit memori yang digunakan oleh aplikasi ataupun bebas, baterai akan menggunakan jumlah yang sama. Anda malah benar-benar mengurangi masa pakai baterai karena ketika berikutnya Anda menggunakan aplikasi itu, Anda harus membuka ulang kembali, dan ini lebih menggunakan memori daripada sekedar meng-loadnya dari memori.

Task Killer membuat telepon Anda menjadi tidak stabil. Membunuh Proses adalah tindakan yang buruk karena mungkin proses itu akan digunakan oleh aplikasi lain. Ketika Anda membunuh, Anda yang menyebabkan gangguan dalam OS, memaksa aplikasi untuk membuka kembali, untuk membuka kembali proses yang digunakan bersama oleh aplikasi lain.

Kalau begitu, maka tidak diperlukan RAM besar pada handheld Android?
Jawabnya: Tergantung kebutuhan. Sebagai contoh, bila sebuah aplikasi katakanlah membutuhkan RAM sebesar 300 MB untuk dapat berjalan dengan normal, dan dari sisi hardware handheld Android hanya memilik RAM sebesar 256 MB, maka walaupun semua aplikasi yang berjalan di background sudah dimatikan oleh sistem Android, namun tetap saja akan terjadi kondisi dimana aplikasi tidak dapat berjalan / berjalan lambat akibat kekurangan RAM.

Saya menggunakan Android Task Killer dan saya merasakan kinerja ponsel saya meningkat dan lebih hemat baterai?
Jawabnya: Hal tersebut bisa diakibatkan oleh tiga hal. Yang pertama, task killer mematikan aplikasi yang tidak bekerja dengan sempurna (aplikasi rusak / bad code) yang membuat sistem operasi Android dan CPU bekerja ekstra. Kedua, task killer mematikan aplikasi yang menggunakan koneksi internet secara terus menerus dan ketiga, itu hanya sugesti rekans saja :)

Tidak ada tombol keluar, itulah kenapa saya menggunakan Task Killer
Tidak ada tombol keluar karena android dirancang untuk user yang tidak butuh menutup aplikasi. Jika aplikasi perlu ditutup, Android akan melakukannya sendiri.




Jika anda menginstall Android task killer, sebagai contoh yang terkenal Advance Task Killer, pada aplikasi tersebut akan terlihat daftar aplikasi yang sedang aktif dan aplikasi yang sedang berjalan di ­background (aplikasi yang masih berjalan namun sudah/sedang tidak digunakan). Pada Aplikasi tersebut tertera juga sisa memori RAM (available memory) yang tidak terpakai pada telepon anda.

Jika anda mematikan salah satu aplikasi, maka available memory akan meningkat. Anda dapat mematikan aplikasi satu persatu maupun sekaligus. Anda dapat mengaturnya agar dapat mematikan aplikasi secara otomatis pada interval waktu tertentu atau ketika layar dimatikan.

Setiap aplikasi Android yang berjalan akan “memakan” memori RAM telepon anda. Semakin banyak aplikasi yang diaktifkan, semakin sedikit sisa memori (available memory) yang tersisa. Hal inilah yang sering disalah artikan oleh pengguna handphone Android. Kebanyakan dari pengguna berpikir semakin sedikit aplikasi yang aktif dan semakin banyak sisa memori yang tersedia, maka semakin cepat kinerja ponsel dan juga akan semakin irit baterai. Hal ini tidaklah benar. Pada sistem Android, setiap aplikasi yang tidak aktif digunakan akan disimpan dalam sistem “memori” telepon. Aplikasi yang disimpan dalam memori atau berjalan di background akan lebih cepat untuk di aktifkan kembali jika sewaktu-waktu diperlukan. Dengan mematikan aplikasi yang berjalan di background justru akan membuat handphone mengeluarkan energi lebih banyak ketika aplikasi tersebut ingin diaktifkan kembali yang pada akhirnya justru membuat baterai menjadi boros.

Selama aplikasi tersebut tidak aktif atau tidak menggunakan CPU dan hanya menggunakan memori RAM HP Android anda, maka aplikasi tersebut tidak akan membuat ponsel anda menjadi lebih boros. Anda juga tidak perlu khawatir kekurangan memori RAM jika sewaktu-waktu anda ingin mengaktifkan, misalnya game HD (high definition) yang membutuhkan RAM besar, karena sistem Android akan secara otomatis mematikan aplikasi-aplikasi yang berjalan di background yang tidak diperlukan agar dapat memberikan available memory (RAM) yang lebih banyak. Artinya anda tidak perlu khawatir akan ada penurunan performa handphone jika banyak aplikasi yang berjalan di background.

Sistem kerja Android yang secara otomatis mematikan aplikasi bila diperlukan membuat beberapa (bahkan banyak) pengembang aplikasi yang membuat aplikasi android yang tidak memiliki tombol exit, atau setidaknya tombol exit agak merepotkan untuk di akses.

Catatan: 
Kondisi ini berlaku untuk sistem operasi Android. Untuk sistem operasi lainnya, pada umumnya tidak akan secara otomatis mematikan aplikasi bila dibutuhkan RAM lebih banyak, sehingga untuk meningkatkan kinerja, pengguna harus mematikan aplikasi yang tidak terpakai.
Task killer yang saya bahas merupakan task killer dari pihak ketiga bukan task manager bawaan dari STOCK ROM, karena walaupun ada beberapa persamaan antara default dengan dari pihak ketiga namun terdapat perbedaan, untuk task manager (biasanya samsung) dari default biasa, pabrik telah memikirkan lebih lanjut untuk pemasangan dan fungsi task manager tersebut berbeda dengan task killer dari pihak ketiga.

Resiko Menggunakan Android Task Killer
Penggunaan task killer memiliki resiko. Jika anda tidak sengaja mematikan aplikasi yang diperlukan oleh sistem Android, maka ponsel tidak akan beroperasi sebagaimana mestinya. Sebagai contoh, tanpa sengaja aplikasi push email anda matikan dan ponsel Android anda terlihat seperti berjalan normal, namun tanpa disadari anda tidak akan menerima notifikasi bila ada email baru.

Namun, sebenarnya hal ini sudah di antisipasi oleh pembuat Advance Task Killer (ATK) dengan membuat pengaturan ignore list (daftar hirau) yaitu anda dapat menentukan aplikasi mana saja yang tidak boleh dimatikan. Selain itu ATK dapat membantu anda untuk memilih aplikasi mana saja yang sebaiknya di masukkan dalam ignore list secara otomatis.

Kesimpulan
Sejak lama topik ini merupakan perdebatan yang cukup panas dan pada forum-forum Android banyak yang saling memberi pendapat baik berdasarkan pengalaman masing-masing maupun dengan menggunakan data teknis yang mereka miliki.  Sebagian mengatakan bahwa Android Task Killer sangat diperlukan, sebagian lainnya mengatakan sebaliknya.  Saya tidak menganjurkan dan juga tidak melarang anda untuk menggunakan Android task killer. Apabila anda merasa nyaman dan merasakan manfaat dari penggunaan Android Task Killer, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.

Task killer diperlukan untuk mematikan aplikasi yang berjalan dengan tidak semestinya, misalnya dalam kasus yang kadang2 saya alami, saat aplikasi browser Opera tidak mau koneksi ke internet, saya matikan terlebih dahulu menggunakan task killer lalu saya aktifkan kembali Browser Opera dan koneksi menjadi normal kembali.

Kami Sarankan jangan mengatur task killer untuk secara otomatis mematikan aplikasi pada handphone Android anda, karena ada kemungkinan membuat sistem operasi Android menjadi tidak stabil. Namun, jika anda yakin bahwa aplikasi yang akan dimatikan secara otomatis tidak akan membawa dampak apapun pada HP anda, maka Anda dapat mematikan aplikasi tersebut.

Jika anda menghendaki android anda berjalan lancar dan baterai hemat,maka:
1.Uninstall aplikasi yang tidak diperlukan

2.Hapus file yang tidak dperlukan unt memberi space,sebagai ketika anda memount,copy,cut,paste,rename,delete atau edit maka anda perhatikan scanning media files*lihat notif atas* akan lama jika file penuh

Sumber :
http://maxiandroid.blogspot.com/

TIPS BELANJA ONLINE


Belanja secara online memang menyenangkan, Anda tinggal menyalakan PC, aktifkan internet dan dengan beberapa kali klik, Anda bisa memilih barang yang diinginkan dan setelah transaksi terjadi, barang akan langsung dikirim ke tempat tujuan. Semua itu bisa dilakukan tanpa beranjak dari depan komputer.
Namun jangan lupa untuk tetap memperhatikan hal-hal penting yang bisa membuat belanja online Anda menjadi tetap menyenangkan. Karena banyak bahaya mengintai yang siap menjerumuskan Anda.
Berikut beberapa tips sederhana agar belanja online Anda lebih aman dan nyaman:


  1. Hati-hati memberi informasiJangan pernah untuk memberi tahu berbagai informasi mengenai data keuangan Anda, seperti nomor PIN, password atau nomor penting lainnya yang berhubungan dengan keuangan Anda. Para pedagang tidak membutuhkan hal itu, jadi jika ada kolom yang menanyakan hal tersebut lebih baik diabaikan saja.
  2. Periksa identitas/status penjual Pastikan penjual yang hendak Anda beli barangnya memiliki reputasi yang bagus. Periksa apakah penjual tersebut memiliki alamat yang jelas. Hati-hatilah jika mereka hanya mencatumkan nomor telepon serta alamat email gratisan.
  3. Perhatikan ikon pada browser. Sebuah browser akan menampilkan ikon tertentu jika situs yang dikunjungi tidak aman atau memiliki status berbahaya. Jika Anda tertarik pada barang yang ditawarkan, sedangkan browser menampilkan ikon unsecure, abaikan saja situs tersebut. (contoh link situs yang secure : Https://www.situs-online.com)
  4. Pastikan komputer Anda terdapat aplikasi proteksi Sangat disarankan Anda menggunakan aplikasi proteksi tambahan selain antivirus. Sebaiknya tambahkan dengan aplikasi firewall, enkripsi atau anti-phishing untuk mencegah terjadinya pencurian identitas.
  5. Jika ragu, tinggalkan saja Tampilan yang menarik, harga murah, serta pilihan barang yang beragam memang menggoda. Hal inilah yang bisa dijadikan semacam jebakan oleh situs online ilegal/palsu untuk menarik korbannya. Oleh karena itu jika Anda masih memiliki keraguan akan status si penjual, lebih baik cari situs lain yang sudah lebih terpercaya.
  6. Cari situs dengan logo SSL Mirip tips nomor 3, perhatikan logo SSL pada bagian bawah browser Anda. Logo SSL merupakan teknologi standar keamanan yang mana akan melindungi proses transaksi.
  7. Jangan langsung tergiur harga murah
  8. Kadang Anda menemui suatu barang dengan penawaran yang melampaui ekspektasi Anda. Potongan harga yang terlalu tinggi, harga terlalu murah yang cenderung tidak masuk akal kadang merupakan jebakan untuk mengelabui pembeli.
  9. Ubah password secara berkala Saat bertransaksi melalui situs online, biasanya Anda memiliki akun tersendiri yang mana didalamnya disertakan penggunaan password. Nah, lakukan penggantian password secara rutin. Dan yang tidak kalah penting, lakukan log-out setiap selesai melakukan transaksi.

woko@2011

CARA INSTAL APLIKASI PADA TABLET ANDROID

Untuk Instal aplikasi pada Tablet Android anda tinggal Download aplikasinya pada menu google play atau market yang sudah tersedia pada tablet, namun sebelum itu kita akan diminta untuk memasukan email gmail anda pada google play tsb. jika sudah mempunyai email gmail anda tinggal login dan ikuti langkah-langkahnya, dan jika berhasil anda akan masuk pada market android dan langsung unduh aplikasi yang anda inginkan. Atau anda bisa juga dengan membuka lewat browser pada tablet  dengan cara berikut:

  1. Pastikan tablet sudah terkoneksi jaringan internet
  2. Isi link ini pada browser https://market.android.com/
  3. Agar proses download dan install berhasil pada tablet anda, pastikan juga anda sudah log in dengan email google anda (Jika belum silahkan log in dulu) dan agar proses ini tidak terulang jika suatu saat ingin mendownload lagi maka jangan matikan menu singkronisasi pada tablet anda.
  4. Silahkan pilih aplikasi yang anda butuhkan dan install


CARA RECOVERY LAPTOP

Ketika membeli laptop biasanya sudah terinstall sistem operasi bawaan misalnya seperti windows vista atau windows xp berlisensi dan biasanya sudah dilengkapi dengan Recovery (pengembalian sistem operasi pada kondisi asli seperti saat di pasang pertama kali pada laptop). Dengan menggunakan Recovery Pada Laptop ini kita bisa menangani error pada sistem yang sudah tidak biasa di atasi selain dengan me-recovery windows. menggunakan nya cukup dengan memanggil / me-load ulang sistem yang sudah tersimpan pada laptop, akan tetapi bakup dahulu data-data penting pada hardiks karena dengan recover semua data pada hardiks akan hilang.berikut cara memanggil recover pada beberapa laptop:

Untuk Laptop Acer :
1.Hidupkan Laptop saat loading tekan tombol ALT+F10 (Bersamaan)
2.Kemudian Sistem Recovey akan loading, anda tinggal ikuti proses selanjutnya

Untuk Laptop Tosiba :
1.Dalam kondisi laptop mati tekan angka nol (0) ditahan
2.Nyalakan laptop (angka nol masih ditahan) kemudian lepaskan saat laptop mulai booting bios

Untuk Laptop HP atau Compaq:
1.Hidupkan laptop, saat loading sampai logo HP atau Compaq tekan tombol F10

Untuk Laptop Dell:
1.hidupkan Laptop, saat booting bios tekan tombol CTRL+F11 (bersamaan)

Semoga bermanfaat

Cara Mempartisi Hardiks Pada Windows Vista

Jika mengunakan Windows Xp biasanya tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan Partisi (membagi hardiks menjadi beberapa drive) karena banyak softwere yang bisa kita gunakan misalnya yang paling umum dengan “Partition Magic” karena tools ini bisa melakukan partisi langsung dari windows secara visual. Tetapi jika mengunakan Windows Vista, Tools Partition Magic ini tidak support dengan windows vista (kebetulan saya menggunakan “Partition Magic” versi lama). Untuk mempartisi Hardiks dari Windows Vista caranya cukup dilakukan dengan mengunakan menu yang sudah ada:
1. Klik kanan Computer dan klik Manage.

2. Computer Management.

3. Klik menu Storage, menu Disk Management.
4. Klik kanan dan tekan Shrink Volume.
5. Kemudian Bagi Hardiks sesuai keinginan kita.
6. Kemudian Format drive yang baru kita tambahkan.

Tips Menyembunyikan Drive di PC

Artikel ini dikutip penulis dari tabloid PCMILD, mungkin aja ada yang belum tau atau sekedar ngingetin lagi bagi yang udah tau caranya. Sebenernya ga ada persipan khusus buat ngilangin drive di PC km, cuma ngerubah registry aja kok, berarti yang kamu butuhkan just only PC yang pake OS Win XP (all SP) n Win ME, (kalo di 98 blm dicoba). itu aja......
Nah skr ikutin langkah2 nya:

  1. Klik tombol START trus lo pilih RUN di jendela RUN tadi itu lo ketik "Regedit" (gak pake tanda kutip)
  2. Nah skr lo dah di jendela Registry Editor, trus cari HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
  3. Buka folder EXPLORER tadi, trus klik kanan di area kosong di panel bagian kanan, klik NEW trus klik DWORD Value, trus beri nama NoDrives
  4. klik ganda NoDrives tadi, trus ubah angka di value data nya sesuai dgn drive mana yg mau lo ilangin, ni angka bwt ngilangin drive nya:
Drive A = 1 Drive H = 128 Ngilangin semua drive = 67108863
Drive B = 2 Drive I = 256
Drive C = 4 Drive J = 512
Drive D = 8 Drive K = 1024
Drive E = 16 Drive L = 2048
Drive F = 32 Drive M = 4096
Drive G = 64 Drive N = 8192

5. Kalo udah, close registry editornya trus restart PC nya...!!
6. kalo udah lo restart buka My Computer trus liat, ga ada kan drive yang dah lo ilangin tadi....
7. tenang aja semua data yang ada di drive tadi aman kok.....!!!!

CARA NGEMBALIIN KE SEPERTI SEMULA:
  1. ikuti langkah diatas (no 1 ampe no 2) yach!!!!!
  2. Buka folder EXPLORER nya, trus cari NoDrives nya
  3. Nah di jendela NoDrives, rubah Value Data yang tadinya 4 (misal: untuk drive C) atau angka drive yang dah lo masukin, trus ganti jadi 0 (nol), atau hapus aja langsung nama file NoDrives tadi
  4. Restart tuch PC, and than liat aja di my computer drive yang diilangin tadi pasti udah ada......
Dikutip dari:
Oleh Jackie Chan
www.jasakom.com